REVOLUSI
„Inspirasi Harian“ oleh Wikan Danar Sunindyo
Tahun 1945, seiring dengan kemerdekaan Indonesia, perubahan yang begitu cepat berlalu. Karena semua hal tidak mudah dan sarat dengan kepentingan, sementara sumber daya terbatas dibandingkan dengan yang ada saat ini. Jepang berusaha untuk menjaga „status quo“. Sementara di sisi lain, perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia tidak terelakkan lagi, sehingga mencapai titik kulminasinya pada 17 Agustus 1945. Tapi perjuangan tidak berhenti di sini, karena penjajah Belanda berusaha untuk merebut kembali tanah jajahannya, dan berupaya buat mencengkramkan kuku-kukunya di tanah pertiwi ini.
Maka kurun waktu antara 1945 – 1950 merupakan titik terpenting dari sejarah bangsa Indonesia, di mana revolusi kemerdekaan diperjuangkan. Dari berbagai sisi, Indonesia didesak untuk kembali kalah dengan aksi-aksi militer yang dilakukan Belanda. Berbagai perundingan dan perjanjian coba disepakati dan hasilnya tidak selalu memuaskan...
MENULISKAN KEMBALI SEJARAH BANGSA INDONESIA
„Inspirasi Harian“ oleh Wikan Danar Sunindyo
Seorang teman bertanya, apa perlunya kita menuliskan kembali sejarah bangsa kita? Emang bisa gitu menuliskan sesuatu yang sudah lama berlalu. Bukankah sejarah itu sudah terjadi dan tidak bisa diutak-atik kembali. Dan menuliskannya kembali berarti adalah upaya pembohongan dan manipulasi terhadap kenyataan yang sudah terjadi dan tertuliskan?
Ijinkan saya untuk menyampaikan ilustrasi. Kita semua kenal Pangeran Diponegoro sebagai salah satu pahlawan besar bangsa Indonesia. Tapi beliau tidak selalu menjadi pahlawan dalam sejarah. Bahkan sebaliknya, dianggap dan dicap sebagai ekstrimis dan pengkhianat. Tidak hanya oleh penjajah Belanda tetapi juga oleh sebagian kalangan kraton Yogyakarta yang merasa dirugikan atas tindakan Pangeran Diponegoro yang melawan Belanda dan akibatnya mengganggu kepentingan kalangan kraton tersebut. Untuk bertahun-tahun lamanya, keluarga Pangeran Dipon...
MAKE IT AS SIMPLE AS POSSIBLE
“Inspirasi Harian” oleh Wikan Danar Sunindyo
Ada banyak cara untuk menyelesaikan persoalan, salah satunya adalah dengan cara menyederhanakan permasalahan atau kondisi di dunia nyata dalam bentuk model. Model adalah bentuk sederhana dari dunia nyata yang komponen-komponennya disederhanakan untuk mengurangi kompleksitas tanpa mengurangi pemahaman terhadap kelakuan-kelakuan dari masing-masing komponen di dunia nyata tersebut. Soal pemodelan, bisa saja tiap model berbeda-beda tergantung fokus dari peneliti. Model juga berkembang sesuai dengan pemahaman orang mengenai permasalahan yang berkembang sesuai dengan waktu. Pendeknya, model itu tidak tunggal (bisa banyak, tergantung orang atau pihak yang membutuhkan) dan kebenaran model itu relatif tergantung lingkup dan batasannya. Tidak bisa dibilang bahwa model itu sepenuhnya salah atau sepenuhnya benar, dan tidak ada gunanya memperdebatkan kemutlakan kebenaran model atas dunia nyata, karena itu m...
MENGHINDARI PENGARUH BURUK
„Inspirasi Harian“ oleh Wikan Danar Sunindyo
Banyak orang mungkin bakal setuju, bahwa kita perlu menghindari pengaruh yang buruk, hal-hal yang buruk, pergaulan yang buruk, dan lingkungan yang buruk, supaya kita bisa membuat hidup kita menjadi lebih baik. Misalnya seorang bekas pecandu narkoba, kalau dia sudah insyaf dan tidak ingin kembali menggunakan narkoba, semestinya dia tidak bergaul kembali dengan teman-temannya yang telah menjerumuskan dia dalam penggunaan narkoba. Jalan tercepat dan termudah supaya dia tidak kembali terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba adalah memutuskan diri dari masa lalu, mencari teman-teman yang baru, pindah ke lingkungan baru yang lebih kondusif dan lebih bersih daripada lingkungan lama yang membuat dia menjadi orang yang buruk.
Di sisi lain, lingkungan pergaulan yang terlalu tinggi, terlalu imun, dan terlalu homogen bisa juga menyimpan potensi masalah. Seperti halnya lingkungan orang-orang kaya di te...
MIRACLE
„Inspirasi Harian“ oleh Wikan Danar Sunindyo
Di tahun 1995, John Naisbitt, seorang futurolog terkenal, dalam bukunya yang berjudul „Global Paradox“ pernah menuliskan bahwa Indonesia dengan 300 sukunya akan pecah menjadi negara kecil-kecil seperti halnya Yugoslavia, sebelum tahun 2000.
Pada kenyataannya, syukur Alhamdulillah, Indonesia masih bersatu meskipun harus melepaskan Timor Timur untuk berdiri sebagai negara sendiri.
Jaman dulu, Belanda juga tidak percaya bahwa Indonesia bakal bisa merdeka dan berdiri sendiri. Kenyataan berkata lain, Indonesia mampu merdeka dan berdiri di atas kaki sendiri, bahkan melawan tentara-tentara sekutu yang habis menang perang dunia II.
Apa yang bisa dikatakan dari kenyataan ini? Sebuah anomali? Suatu miracle (keajaiban)? Campur tangan Tuhan?
***
Mengamati fenomena sosial jelas berbeda dengan fenomena dunia fisik. Di dunia fisik boleh dikatakan deterministik, sehingga kita bisa membua...
TAHU KAPAN BERHENTI
„Inspirasi Harian“ oleh Wikan Danar Sunindyo
Pada suatu malam, Ibn Battuta (1304 – 1368) seorang mahasiswa hukum agama dari Tangier, Maroko bermimpi bahwa ia terbang melintasi Maroko dan Mesir menuju ke Arab Saudi di atas burung yang terbang hingga akhirnya ke Mekkah dan perjalanannya pun diteruskan hingga akhirnya ia terbangun. Ia menganggap bahwa ini adalah visinya. Visi yang membuat dia harus ke Mekkah untuk berhaji dan menempuh perjalanan yang serupa dengan apa yang diimpikannya itu.
Sebenarnya ada jalan lain dari Tangier menuju Mekkah, yaitu melalui laut, tapi itu dianggapnya terlalu lama. Dan ia memilih untuk melewati jalan darat, menempuhi gurun pasir, matahari yang terik, dan suasana malam yang kering dan sunyi. Ia memilih jalan yang tidak mudah. Berbekal dengan keyakinan dan doa dan pengetahuannya mengenal alam semesta iapun berangkat menempuh perjalanan ke Kairo, untuk kemudian ke Mekkah.
Kepolosan dan kekeraskepalaan se...
VISI ITU SEPERTI APA
„Inspirasi Harian“ oleh Wikan Danar Sunindyo
Ada teman yang bertanya padaku, visi itu seperti apa ya? Apa sih pentingnya kita hidup punya visi? Bukankah kita bisa saja hidup tanpa visi yang jelas, dan tetap saja masih bisa hidup dan survive. Apakah orang yang sukses harus punya visi? Dan bagaimana cara membentuk visi?
Masih banyak lagi pertanyaan seputar visi, dan banyak lagi yang tidak mempertanyakannya. Mungkin karena sudah jelas dengan visi hidupnya atau sebaliknya tidak begitu peduli dengan apa yang namanya visi dan menjalani hidup apa adanya.
Sebenarnya visi itu “penting-penting gak penting”. Sekali lagi, tergantung dengan diri kita, karena kita sendiri yang bertanggung jawab pada kehidupan kita. Visi jadi penting buat memberi arah, tujuan dan makna pada hidup kita. Beberapa orang mengambil visi dari ajaran agama seperti “hidup mulia atau mati syahid”, beberapa lagi lebih pragmatis seperti “muda foya-foya, tua kaya raya, mat...
KOLABORASI + KOMPETISI = KOMPETENSI
„Inspirasi Harian“ oleh Wikan Danar Sunindyo
Manusia selain sebagai mahluk individu juga sebagai mahluk sosial. Sebagai mahluk individu, dikaruniai sejumlah potensi, kelebihan dan kekurangan yang bisa digunakan untuk menunjang kehidupannya di muka bumi. Tapi dia tidak sendiri, sebagai mahluk sosial, manusia diminta untuk bisa bekerja sama, saling membantu satu sama lain untuk mewujudkan kesejahteraan bersama, atau tujuan yang lebih besar lainnya.
Dalam konteks manusia sebagai mahluk sosial, kita perlu berkolaborasi, karena permasalahan manusia semakin tidak mudah, dan semakin kompleks. Semakin banyak hal-hal yang tidak bisa dikerjakan seorang diri dan butuh dikerjakan bersama-sama. Ini pentingnya kolaborasi.
Di sisi lain, kompetisi bagus untuk mengasah jiwa persaingan antara manusia. Untuk memberikan yang terbaik, berjuang mendapatkan yang terbaik, dan mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik. Tanpa kompetisi tida...
MEMFILTER INFORMASI
„Inspirasi Harian“ oleh Wikan Danar Sunindyo
Bayangkan Anda sebagai pemain bola yang tangguh yang siap bertanding dan masuk ke lapangan. Tujuan utama Anda sudah jelas, yaitu mencetak goal sebanyak-banyaknya ke gawang lawan. Tapi itu tentu tidak mudah, karena ada pemain lawan dan penjaga gawang lawan yang akan menghalang-halangi dan merintangi tujuan Anda tersebut. Dan tentu saja sebaliknya, pemain lawan juga berupaya buat memasukkan bola ke gawang Anda, dan tugas Anda untuk menghalang-halangi tujuan mereka. Hmm, berat ya.
Tapi Anda tidak sendiri. Anda dibantu oleh 10 orang teman Anda yang berkoordinasi untuk membantu Anda menciptakan goal, dan ini sekarang bukan tujuan Anda pribadi, tapi menjadi tujuan tim. Karena kemenangan Anda adalah kemenangan tim. Lalu ada wasit yang bertugas buat mengatur jalannya permainan. Di luar itu ada pelatih yang berteriak-teriak di luar lapangan untuk memberikan instruksi dan koordinasi serta kadang memarahi...
MAKNA MERDEKA
„Inspirasi Harian“ oleh Wikan Danar Sunindyo
Indonesia merdeka 17 Agustus 1945, adakah yang pernah meramalkan sebelumnya? Penjajah Belanda selalu underestimate bahwa bangsa ini akan bisa mengurus dirinya sendiri, nasibnya sendiri. Lha wong, penduduknya miskin-miskin dan bodoh-bodoh gini, gimana mau merdeka. Masih banyak yang buta huruf, seneng berantem dan bikin rusuh mereka sendiri, makanya mereka perlu order dari pemerintah Hindia Belanda. Apalagi yang namanya Sukarno, Hatta, orang-orang pergerakan dan para extrimist itu. Idenya aneh-aneh saja dan berbahaya buat kelanggengan pemerintah Hindia Belanda. Ekstrim an harus diberantas. Mereka juga berbahaya buat masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Coba bayangkan, kalau Indonesia nanti merdeka, bisa apa mereka. Memimpin bangsa dari Sabang sampai Merauke. Gak mudah itu. Gak mungkin malah. Tar anak bangsanya pada dikasih makan apa. Gimana cara mendidik mereka. Gimana ngatur administrasinya, dan lain-lain. ...